Teknologi Multisignature

Transaksi standar pada jaringan cryptocurrency dapat disebut transaksi tanda tangan tunggal, karena mereka hanya membutuhkan satu tanda tangan digital agar dana dapat ditransfer. Namun, cryptocurrency seperti Bitcoin dapat mendukung apa yang dikenal sebagai teknologi multisignature (juga dikenal sebagai multisig). Multisignature adalah persyaratan bahwa transaksi memiliki dua atau lebih tanda tangan sebelum dapat dieksekusi. Transaksi multisignature juga disebut sebagai transaksi M-of-N, dengan M menjadi jumlah tanda tangan atau kunci yang diperlukan dan N menjadi jumlah total tanda tangan atau kunci yang terlibat dalam transaksi.

Teknologi Multisignature
Teknologi Multisignature

1-of-2: Alice dan Bob memiliki alamat cryptocurrency bersama, dan tanda tangan dari masing-masing orang cukup untuk menghabiskan dana.

2-of-2: Alice dan Bob memiliki alamat cryptocurrency bersama, dan tanda tangan dari kedua orang diharuskan untuk menghabiskan dana.

Teknologi multisignature juga dapat digunakan untuk layanan escrow 2-dari-3 antara pembeli-penjual, dan arbitrator pihak ketiga. Misalnya, Bob dan Alice melakukan transaksi, di mana Bob akan mengirim bitcoin Alice dengan imbalan barang yang ia jual. Jika transaksi beroperasi sebagaimana dimaksud, maka baik Bob (sebagai pembeli) dan Alice (sebagai penjual) akan menandatangani transaksi untuk mentransfer uang kepada Alice, pada saat kedatangan barang. Jika terjadi kesalahan dan barang tidak sampai, Bob dan Alice dapat menandatangani transaksi untuk mengembalikan uang Bob. Jika Bob dan Alice tidak dapat menyetujui siapa yang harus menerima uang, maka keduanya tidak akan dapat mengklaim dana sebagai milik mereka, karena tanda tangan kedua akan diperlukan untuk transfernya. Pihak ketiga harus melakukan arbitrase dan memberikan tanda tangan kedua kepada pihak yang dianggapnya paling layak. Penting juga untuk dicatat bahwa arbiter itu sendiri tidak dapat mencuri uang, karena mereka juga akan membutuhkan tanda tangan kedua dari Bob atau Alice.

Teknologi multisignature memiliki keuntungan penting dalam menyediakan keamanan tambahan untuk transaksi mata uang digital. Hal ini dilakukan dengan menghilangkan titik kegagalan tunggal dengan memastikan bahwa kunci yang mungkin diperlukan untuk alamat mata uang digital multi-tanda tangan dibuat dan disimpan pada perangkat yang berbeda. Satu kunci dapat dibuat di komputer pribadi Bob, sementara kunci lainnya dihasilkan di ponselnya. Ini akan memastikan bahwa peretasan yang berhasil atas laptop Bob tidak akan mengakibatkan dana dicuri, karena peretas juga memerlukan kunci yang dihasilkan pada ponsel Bob untuk mencuri dananya.

Teknologi multisignature tidak berbeda dengan perjanjian keuangan berbasis kertas yang mungkin membutuhkan lebih dari satu tanda tangan. Misalnya, beberapa cek perusahaan memerlukan lebih dari satu tanda tangan untuk diproses. Namun, itu adalah kombinasi dari teknologi blockchain dan teknologi multisignature yang menunjukkan evolusi dalam cara transaksi elektronik akan dilakukan di masa depan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Teknologi Multisignature"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel